Pages

Senin, 08 Juli 2013

Cerpen dadakan :-)

Pertemuan hari itu.....
             
                                                                                                              Anggun Purnama Edra

Siang ini matahari terasa membakar badan. Panasnya sampai keubun-ubun kepala. Menyiksa siapa saja yang lewat dijalan itu. Jalan dimana tidak ada satupun orang yang melintasinya. Kecuali dua orang yang entah siapa dan darimana asalnya.

Aku sibuk mengecek bbm dari sahabatku,Lita. Banyak sekali bbm yang belum aku baca siang itu. Bbm dari lita aku baca dengan seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya. Bbm dari lita sangaaat panjang. Membuatku tak menghiraukan apapun yang ada. Terik matahari pun tak kuhiraukan demi membaca bbm dari sahabatku,Lita. Aku dan Lita memang sudah bersahabat sejak kecil. Semenjak aku duduk dikelas 1 sd sampai sekarang aku sudah duduk dikelas 2 SMA. saking seriusnya, sampai-sampai aku tidak melihat jalan disekitarku. “bruuuk”. Tak kusangka badanku menabrak sesuatu. Sakit memang, tapi aku tetap saja tidak menoleh sedikitpun dan mataku tetap saja tertuju pada hp bb mungilku yang berada bersamaku. Pada mulanya, aku tidak memperdulikan apa yang aku tabrak. Sampai akhirnya seseorang berkata padaku “maaf ya, aku nggak sengaja”. Seketika itu mataku langsung tertuju padanya. Sesosok pria dengan postur badan yang tidak terlalu tinggi dengan kulit putih dan sedikit jerawat diwajahnya. Lucu sekali wajahnya. Aku pun tak henti-henti memandangi wajah pria berjerawat itu. Seberkas cahaya menimpa wajah pria tersebut, menambah ketampanan yang terpancar dari wajahnya. Tidak ganteng memang, tapi ada hal lain yang membuat menarik pria itu. Aku pun terpesona melihat kegantengannya, maksudku kelucuannya.

Siang itu cuaca sangat panas. Wah gawat, ternyata highheels ku patah dan membuat kakiku sedikit lecet dan berdarah karna tergores dengan aspal. Aku baru menyadarinya setelah beberapa detik menatap sosok pria itu. Dengan cepat, pria itu menyodorkan tangannya kearahku sambil berkata “sini, aku bantu”. Wah ingin rasanya cepat-cepat berkata ya. Tapi aku dengan kejutekan ku langsung berkata “tidak, terimakasih”. Disekolah, aku memang terkenal sangat judes dan jutek kepada semua orang. Apalagi yang namanya pria. Aku sangat benci pria karena mereka selalu merayuku dengan gombalan-gombalan aneh mereka yang terkadang sangat membuatku merasa terganggu. Dan gombalan mereka itu, garing banget meeen.

Langsung saja aku berdiri dan membersihkan pakaian ku yg sedikit kotor karena terkena debu aspal siang itu. Meskipun aku badmood, aku tetap menjaga image ku didepannya. Aku membuka highheels yang aku gunakan karna bagian yang kanannya sudah patah. Pria itu pun menyodorkan saputangannya ke arah kakiku yang lecet. Langsung saja aku menolak tangannya yang berusaha mendekati kakiku. “biarkan saja aku yang membersihkannya”. Ya dengan jawaban itu, pria tersebut langsung memberikannya padaku. Dan dia pun pergi meninggalkan aku dengan saputangan dan kaki yang masih berdarah itu.

Dua hari berlalu setelah kejadian di jalan itu dan hari ini aku kembali kesana. Aku berharap sosok pria yang aku jumpai beberapa hari yang lalu melintas dijalan itu lagi. Pria baik hati dengan sedikit jerawat diwajahnya yang putih. Tapi sayang, harapan itu cuma tinggal harapan. Tak satu orang pun yang aku temui melintas dijalan itu. Padahal, hari ini aku sengaja meninggalkan kelas tariku hanya untuk bertemu dengan pria itu lagi. Tapi yasudahlah, orangnya juga nggak akan datang kok.

Sesampainya dirumah tepatnya aku lagi berada didalam kamar, entah kenapa tiba-tiba aku kepikiran dengan pria itu. Padahal, tidak pernah sebelumnya aku seperti ini. Memikirkan orang yang jelas-jelas tidak aku ketahui asalnya. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Aku merasa sangat menyesal mengapa aku begitu jaim didepannya. Ya paling tidak, aku bisa mengetahui namanya kemarin itu. Tapi yang namanya penyesalan pasti datangnya terkahir ya. Ah sudahlah, kalau jodoh pasti nggak akan lari kok. Jodoh lari, akan kukejar kok. Malam ini, aku habiskan dengan mengingat wajahnya yg sangat menarik hati siapa saja yang melihatnya. Ya, siapa tau dengan mengingat wajahnya, aku masih bisa berharap bertemu dengannya walaupun hanya satu kali lagi...............

quote hari ini :
“kebanyakan dari pertemuan yang tidak disengaja adalah rahmat Tuhan yang diberikan kepada kita. Maka jangan biarkan rahmat itu pergi begitu saja tanpa ada sesuatu yang dapat kita ambil darinya“


Cari Blog Ini

Entri Populer

 

About Me

Foto saya
Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Nama saya Anggun Purnama Edra, tapi saya lebih suka di panggil Anggun Edward. Sekarang saya udah kuliah di UGM jurusan teknik geologi, dulu saya merupakan siswa SMAN 1 Padang.Saya sangat suka blogging.

Add me on Facebook

Blogger news

Blogroll

100 Blog Indonesia Terbaik Yuk.Ngeblog.web.id Google PageRank Checker
Yuk.Ngeblog.web.id

Follow me on Twitter